Ning Asmara

https://i1.wp.com/asmaradewi.com/wp-content/uploads/2016/10/2.png?resize=317%2C528Pakar Susuk Pengasihan “Ning Asmara”, terkenal sebagai Master Supranatural muda, yang memang tidak diragukan lagi kemampuannya dalam mendayagunakan segala bentuk kekuatan olah batin dalam dunia supranatural.

Ning Asmara terlahir dengan bakat bawaan yang seolah-olah memang sudah menjadi garis taqdir beliau untuk menjadi seorang supranaturalis “indigo”. Menurut cerita dari Ibunda beliau, diawaktu Ning Asmara kecil, banyak kejadian-kejadian yang memang tidak masuk akal mengalami beliau. Misalnya, setiap malam jum’at kliwon tepatnya pukul 01:00 sering terdengar suara langkah yang mengitari rumah beliau dan seketika itu badan Ning Asmara mendadak panas.

Cerita yang kedua ini dialami Ning Asmara ketika beliau berusia 21 tahun, diwaktu beliau sedang konsen belajar tiba-tiba mata bathin beliau terbuka dengan sendirinya, dan seketika itu beliau melihat sosok kakek tua di hadapannya memakai jubbah dan bersorban putih. Kakek tersebut memberikan sebuah tasbih kepada Ning Asmara yang sampai saat ini tasbih tersebut masih tersimpan dan dijaga betul-betul oleh beliau. Kejadian ini sontak membuat geger keluarga Ning Asmara karena mereka mengira Ning Asmara  mengalami halusinasi mental. Dan setelah keluarga berkonsultasi ke seorang kyiai/ulama, dijelaskan bahwa keadaan Ning Asmara merupakan sebuah Anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kyiai tersebut menjelaskan bahwa sosok kakek yang mendatangi beliau dan memberikan sebuah tasbih diwaktu itu adalah eyang beliau dari pantai selatan utusan Kanjeng Ratu Asmara Kidul. Dan tasbih yang diberikan tersebut adalah tasbih “Jenggolo Wadon”. Sebagai pegangan beliau selama hidupnya.

Kyai tersebut juga menjelaskan bahwa tasbih tersebut mempunyai banyak khasiat yaitu bisa untuk pengasihan, kekayaan, tarik jodoh dan membantu mengobati orang sakit. Namun ketika ada seseorang memiliki niat jahat kepada beliau, tasbih tersebut tidak akan tinggal diam dan akan terus melindungi Ning Asmara.

susuk-pengasihan

Pesan Kyai tersebut kepada Ning Asmara adalah “ Gunakan tasbih tersebut untuk hal yang baik dan untuk membantu sesama yang saling membutuhkan. insyaAllah segala sesuatu yang digunakan hanya untuk hal baik, maka Tuhan akan mengijinkannya” .

Dengan pengalaman tersebut, Ning Asmara tidak ingin menyia-nyiakannya begitu saja. Ning Asmara mulai tekun mengasah dan memperdalam kemampuan Supranaturalnya sejak masih remaja.

Disaat gadis-gadis muda seumurannya masih suka bermain dan keluyuran, Ning Asmara justru dengan mantab memanfaatkan semua waktu luang yang beliau miliki untuk berguru dan memperdalam ilmu tentang Susuk Pengasihan di pantai selatan.

Dari kemampuan Ning Asmara, dalam hal Susuk Pengasihan inilah kemudian beliau mendapat gelar sebagai “Ratu Susuk Pengasihan”. Beliau merupakan salah satu Paranormal di Indonesia yang spesialis menangani dalam hal Susuk dan Pengasihan.

Pengalaman Mati Suri
Kejadian ini terjadi ketika Ning Asmara sedang  membantu Ibunda memasak di dapur. Pada saat itu, umur beliau beranjak remaja yakni 17 tahun. Ketika itu Ning Asmara sedang mengupas bawang, tiba-tiba beliau terjatuh serta tidak sadarkan diri, Ibunda beliau pun panik dan berteriak meminta tolong. Kemudian Ayah Ning Asmara mengangkat dan membaringkan tubuh Ning Asmara di pangkuan Ibunda.

Ayah Ning Asmara terus berusaha menyadarkan Ning Asmara dengan berbagai cara, tetapi raga Ning Asmara terus dalam keadaan terbujur kaku. Sampai datang seorang dokter yang memeriksa. Sesudah memeriksa dengan seksama, dokter tersebut menyatakan, bahwa Ning Asmara telah berpulang. Keluarga menangis histeris seketika itu, tetapi selang waktu 15 menit, tiba-tiba raga Ning Asmara bergerak dan perlahan sadarkan diri. Beliau bertanya “ Wonten nopo Buk, kok Bapak lan Ibu podo nangis ? “. ( Ada apa Ibu, kenapa Bapak dan Ibu menangis? ). Ternyata Ning Asmara baru saja mengalami Mati Suri.

Bertemu Kanjeng Ratu Kidul
Kejadian ini beliau ceritakan selepas beliau mengalami mati suri. Waktu itu Ruh-nya bekelana di alam supranatural. Ning Asmara mengisahkan bahwa saat raganya terpental jatuh, beliau merasakan tarikan yang sangat kuat keatas dan tiba-tiba beliau menyadari sedang berada di halaman luas berwarna pitih semua. Tak selang beberapa lama terdengar suara hentakan kuda berlari, semakin lama suara tersebut terdengar semakin mendekat. Ternyata itu adalah jajaran kuda yang berlari menarik sebuah kereta kencana yang agung yang ternyata itu adalah Bunda Nyi Ratu Asmara Kidul.

Kemudia Ning Asmara dihampiri oleh suruhan Sang Ratu untuk mengajak Ning Asmara naik kedalam kereta kencana tersebut sambil berkata ( silahkan masuk, kanjeng ratu ingin bertemu ). Tanpa mengucapkan sepatah kata apapun, Ning Asmara berjalan mendekati kereta kencana tersebut dan masuk ke dalamnya.

Alangkah kagetnya beliau, beliau melihat sosok wanita bermahkota memakai baju hijau yang sangat cantik dan menawan. Terdengarlah suara dari wanita tersebut “ora usah wedi nduk, iki bunda pengen weruh karo awakmu” (jangan takut putriku, ini adalah bunda yang ingin tau keadaanmu). Kemudian Ning Asmara diajak berkeliling ke suatu tempat yang memang tempat tersebut tidak ada di alam nyata. Tempatnya seperti bayayangan keraton yang begitu megah di bawah air.

Hingga sampai ujung perjalanan, sosok wanita yang mengajak Ning Asmara mengucapkan “saiki wes wektune kowe balik nduk”. Ning Asmara pun mencium tangan wanitu itu dan beliau merasakan pelukan hangat yang mendekap dirinya. Sejak saat itulah tiba-tiba raga Ning Asmara bergerak dan terbangun dari mati surinya.

Menjadi Paranormal Pakar Susuk Pengasihan Nusantara
Memiliki keistimewaan yang luar biasa, tak lantas membuat Ning Asmara menjadi jumawa. Beliau masih terus mengasah kemampuannya tersebut dengan berguru kepada para ahlinya. Dari satu guru ke guru yang lain, beliau memperdalam ilmu tentang susuk dan pengasihan. Hingga akhirnya beliau benar-benar menguasai tentang Susuk dan Pengasihan.

Dengan dukungan keluarga, kerabat, serta sahabat, akhirnya Ning Asmara memutuskan untuk membuka praktek supranatural. Disini, Ning Asmara spesialis menangani tentang Susuk dan Pengasihan. Karenanya, beliau lebih dikenal sebagai “Ratu Susuk Pengasihan”.

Menurut beliau, inilah peran kehidupan yang ditakdirkan Tuhan kepadanya. Menjadi Ratu Susuk Pengasihan sama artinya menjadi konsultan yang membantu banyak orang dalam mengatasi berbagai macam masalah kehidupan.

Di usia yang masih tergolong muda, ribuan klien dari dalam maupun luar negeri telah terbantu oleh Ning Asmara. Sebagian dari mereka secara bertemu langsung, tapi lebih banyak yang jarak jauh. Memahami kebutuhan masyarakat modern yang semakin sibuk, Ning Asmara pun telah menciptakan produk-produk supranatural yang bisa dipakai oleh siapa saja, tanpa syarat, tanpa pantangan, sangat aman dan bebas efek samping.

Setiap produk yang diciptakan oleh Ning Asmara pastinya sudah melalui proses pengujian yang sangat teliti. Tingkat keberhasilannya pun sangat tinggi, yaitu mencapai 99%. Walaupun begitu, Ning Asmara tidak pernah memberikan janji yang muluk-muluk kepada pasiennya. Sebab, yang beliau lakukan hanyalah berusaha yang terbaik. Sedangkan masalah hasil, Ning Asmara serahkan sepenuhnya kepada kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.

Jika Anda memiliki masalah asmara dan rumah tangga yang sulit Anda selesaikan sendiri, silahkan Anda konsultasikan dengan Ning Asmara. Ning Asmara akan dengan senang hati membantu memberikan solusi terbaik untuk mengatasi segala permasalahan Anda.

Praktek Terdaftar Resmi & Diakui Pemerintah

STPT Dinas Kesehatan: 445/0327/STPT/III/2016

Kemenkumhan RI: AHU-0073686.AH.01.07.TAHUN 2016