Awalnya, Saya Tidak Yakin Jodoh Sejati Itu Benar-benar Ada

Ketika berkonsultasi dengan Ning Asmara, saya sempat menanyakan satu hal kepada beliau. Apakah cinta sejati itu benar-benar ada Ning? Kalau memang ada, kenapa saya tak kunjung mendapatkannya? Saya selalu disakiti dan dikhianati oleh lelaki.

 

Beliau menjawab dengan sangat singkat namun mengena di hati saya.

 

“Apakah menurut Anda udara itu ada? Kalau memang ada, tunjukkan kepada saya bagaimana bentuk atau rupa dari udara itu?”

 

Saya tak mampu menimpalinya. Di situ saya paham. Bahwa cinta sejati itu layaknya udara. Ia tak bisa kita sentuh, tak bisa kita raba dan tak bisa kita lihat. Tapi, ia bisa kita rasakan. Meskipun tidak pernah melihat bentuknya, tapi kita mampu merasakan dan mempercayai bahwa udara itu ada.
Beliau memberikan saya sebuah kapsul yang ia sebut dengan kapsul pemikat. Saya rutin untuk mengonsumsinya 2 kali dalam sehari selama 21 hari. Saya sendiri tidak benar-benar merasakan efek apa yang terjadi. Namun, anehnya setiap lawan jenis yang berkomunikasi dengan saya, mereka memandangi wajah saya penuh arti.

 

Kemudian saya menanyakan hal itu kepada Ning Asmara. Beliau mengatakan, itu adalah efek dari susuk pemikat. Energinya halus dan tak kentara. Tapi, yakinlah pada Tuhan bahwa Dia akan mengirim seseorang yang tepat untuk Anda. Setelah meyakini apa yang beliau sarankan, akhirnya saya memutuskan untuk mengakhiri masa lajang dengan menerima suntingan dari tetangga rumah sendiri.

 

Ia adalah pria yang tak pernah saya pikir mampu menjelma menjadi pria yang akan menemani seumur hidup saya. Dia begitu perhatian, setia, bertanggung jawan dan yang lebih penting adalah menghargai kesetiaan. Terima kasih Ning Asmara. Semoga hidup Anda selalu diberkahi.

 

Andriana Safitri, Malang