Mantan PSK yang Tobat Berkat Susuk Pemikat

Sebenarnya saya merasa malu ketika diminta untuk mengungkapkan pengalaman saya menggunakan susuk pemikat. Karena saya tidak ingin identitas ini diketahui oleh publik. Namun, Mbak Indah yang menghubungi saya berjanji untuk tidak menunjukkan identitas asli. Akhirnya, karena rasa hormat saya kepada Ning Asmara, saya memutuskan untuk mau menerima permintaan tersebut.

 

Dahulu, saya adalah seorang PSK yang biasa majang di daerah lokalisasi di sebuah kota yang terkenal dengan sebutan kota seribu dukun. Saat itu tarif saya untuk sekali kencan bisa dikatakan fantastis apabila dibandingkan dengan teman-teman saya lainnya. Tidak bermaksud untuk menyombongkan diri, namun harga fantastis tersebut karena memang jasa saya sangat laris.

 

Mungkin karena inilah mereka merasa saya menjadi saingannya. Hingga pada suatu malam, vagina saya terasa pengap dan panas luar biasa. Ketika saya memeriksanya, tidak ada penyakit tertentu. Ia terlihat normal dan baik-baik saja. Hanya saja pada waktu-waktu tertentu, khususnya setiap kali saya akan berhubungan intim dengan kustomer, panas yang tak tertahankan mulai menyerang.

 

Bersama dengan teman dekat, saya dibawa ke kota Kudus untuk berkonsultasi dengan Ning Asmara. Disanalah saya bertemu dan berkenalan dengan Ning Asmara. Beliau amat anggun dan bersahaja. Saya merasa sangat terhormat bisa bertemu dengannya.

 

Alhamdulillah saran-saran dan pengobatan yang beliau berikan sangat membantu. Sampai pada akhirnya, saya memutuskan untuk berhenti menjadi PSK. Oleh Ning Asmara, saya disarankan untuk menggunakan susuk pemikat. Karena memang saya bertekad untuk mengabdikan hidup saya kepada suami dan keluarga. Alhamdulillah berkat ijin Allah SWT melalui susuk pemikat saya mampu menemukan seorang pria yang serius mau menikahi saya. Terima kasih Ning Asmara, saya akan menjaga keluarga ini agar senantiasa utuh dan harmonis.

 

Indah Mawarni (bukan nama sebenarnya), 34 tahun, Pati

KLIK DISINI – UNTUK MENDAPATKAN SUSUK PEMIKAT