Cara Menghilangkan Rasa Trauma Pasca Dikhianati Suami

Beberapa orang ada yang langsung ogah jatuh cinta lagi usai diselingkuhi. Lantas, gimana ya, cara menghilangkan trauma sakit hati seperti itu?

 

Mengalami luka perselingkuhan dapat membawa trauma tersendiri bagi diri seseorang. Bila tidak disembuhkan dengan tepat, trauma ini bisa jadi berlarut-larut hingga membuat Anda terpuruk lebih dalam. Lantas, bagaimana sih cara menghilangkan trauma sakit hati yang tepat?

 

Bagi orang yang sudah pernah diselingkuhi, apalagi sudah dalam tahap membina rumah tangga, pasti sulit sekali menghilangkan trauma sakit hati setelah diselingkuhi. Adapun efek yang dihasilkan setelah menerima tindakan “penusukan” dari belakang tersebut, antara lain: 

 

1.Depresi. Karena menganggap pasangan yang kemarin adalah segala-galanya, ketika dia pergi, gairah untuk hidup pun menghilang. Semua terasa sia-sia. 

 

2.Tidak mudah percaya dengan orang lain alias kapok memberi kepercayaan. Mereka yang pernah dikhianati cenderung apatis dengan komitmen atau janji-janji.

Sekalipun pada kenyataannya janji itu ditepati, tetapi pasti di awal, mereka tidak berani berharap apa pun. Alias, “sudah pasang mental”.

 

Agar semua efek di atas tidak sampai terjadi, coba deh lakukan usaha usaha berikut ini,

 

1.Usahakan ada teman untuk sharing atau berbagi cerita. “Akan lebih baik gender dari temen sharing kita ini enggak cuma terbatas pada cewek atau cowok saja. Kalau bisa, dua-duanya ada. Supaya, kamu dapat masukan dari beberapa sudut pandang,” kata Ikhsan.

 

2.Sebagian orang ada yang tidak bisa langsung menceritakan apa yang dialaminya kepada orang lain. Saran Ikhsan, curahkan perasaan hancur Anda lewat sebuah karya, seperti tulisan, gambar, puisi, dan lagu. Tapi, hindari mengumbar kejelekan pasangan di media sosial.

 

3.Lakukan berbagai hal yang dulu tidak bisa Anda lakukan saat masih bersama sang mantan. Misalnya, dulu Anda tidak diperbolehkan untuk mengoleksi sesuatu, ngefans dengan artis tertentu, atau jalan bersama teman lawan jenis. Sekarang, lakukanlah hobi menyenangkan Anda yang sempat tertunda. 

 

4.Jangan langsung cari gantinya. Proses menyembuhkan trauma dan luka itu butuh waktu. Jika langsung berkomitmen lagi, orang lain hanya menjadi pelarian Anda. Malahan, momen pahit yang sama akan terulang kembali. 

 

5.Sayangi diri Anda. Jangan telan mentah-mentah bahwa perselingkuhan itu terjadi akibat ada kesalahan dari korbannya. Selingkuh akan tetap salah, apa pun motif yang mendasari.

 

Itulah lima cara menghilangkan rasa trauma sakit hati karena diselingkuhi. Yuk, move on! Jangan terlalu lama berdiam dalam keterpurukan!

Comments are Closed